Jumat, 23 September 2016

Korupsi Pelabuhan Dorak 3 Pejabat Kabupaten Kepulauan Meranti Segera Di Adili

Meranti-Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Suwandi Idris, dan  Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kepulauan Meranti, Mohammad Habibi (PPTK) serta Abdul Arif selaku penerima kuasa dari pemilik lahan, akan menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, atas perkara korupsi pelabuhan Dorak di Kepulauan Meranti. 
Keempat terdakwa yang sudah ditahan oleh pihak kejaksaan itu. Tinggal menunggu hari menuju kursi pesakitan, menjalani proses peradilannya.
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Meranti, Roy Modino SH, melimpahkan empat berkas perkara korupsi pengadaan lahan Pelabuhan Dorak," ujar Deni Sembiring SH, Panitera Muda (Panmud) Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Jum'at (23/9/16) siang.
Mengenai jadwal persidangannya, menunggu penetapan dari ketua PN," sambung Deni.
Dikatakan Deni, perbuatan Zubiarsyah, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti. Kemudian, Mohammad Habibi, Suwandi Idris, Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Abdul Arif selaku penerima kuasa dari pemilik lahan, terjadi tahun 2012-2014 lalu. Saat pelaksanaan Proyek Multiyear, Pembangunan Pelabuhan Kawasan Dorak.
Proyek yang dirancang bertaraf internasional itu, menelan anggaran sebesar Rp650 miliar, dengan memakan waktu pengerjaan selama tiga tahun.
Namun, kenyataannya pembangunan proyek tidak selesai atau terbengkalai karena diduga proyek ini diduga tidak direncanakan secara matang dan terkesan dipaksakan. Sehingga negara dirugikan Rp 2 Miliar lebih. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar