Senin, 16 Januari 2017

Ingat, Fungsi BCN Bukan Hanya untuk Perangi Hoax

Jakarta-jurnalriaunews- Pemerintah berencana membentuk Badan Cyber Nasional (BCN). Namun, praktisi keamanan cyber Pratama Persadha menilai ada kesalahan persepsi tentang BCN.
Menurutnya, publik menganggap BCN akan mengurusi berita palsu atau hoax. Padahal, BCN punya tugas yang sangat luas, yakni mengamankan wilayah cyber tanah air.
“Penting untuk disosialisasikan ke seluruh elemen masyarakat bahwa BCN bertugas melindungi segenap masyarakat di dunia maya, termasuk dari konten hoax. Jangan sampai masyarakat berpikir BCN ini hanya dibuat untuk menghadapai hoax,” katanya, Senin (17/1). 
Pratama menambahkan, BCN  mempunyai empat fungsi utama.  Pertama, fungsi proteksi dan deteksi serangan dini.
Menurutnya, sampai saat ini belum ada lembaga yang berfungsi mengetahui serangan cyber secara dini ataupun pihak berwenang yang bertugas mempertahankan sistem infrastruktur kritis negara yang tersambung satu sama lain, yang di kutip dari jpnn.com.
Serangan cyber baik berasal dari aktor state maupun non-state selalu menyasar infrastruktur kritis negara seperti perbankan, pemerintah, pendidikan, kesehatan, listrik, air dan energi. Ini terjadi di Estonia 2007 lalu. "Jangan sampai kita jadi korban selanjutnya,” tegasnya. 
Kedua, BCN mempunyai fungsi pemulihan atau recovery, pascaserangan cyber. BCN punya tugas untuk memastikan sebuah sistem pascaserangan bebas dari lubang keamanan maupun malware dan backdoor yang dipasang guna memata-matai, mencuri data, atau bahkan melumpuhkan sistem di kemudian hari.
“Setiap hari terjadi serangan cyber ke objek-objek vital negara, belum lagi milik masyarakat dan swasta. BCN di sana harus ada untuk memastikan lubang-lubang keamanan tersebut tidak lagi diekspolitasi,” jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar