Jumat, 18 Agustus 2017

Penggunaan Minyak Subsidi di Proe Dermaga Alai

SELATPANJANG- Menindak lanjuti adanya dugaan perbuatan melanggar hukum dan tindak pidana,tentang penyalahgunaan Bahan Bahar Minyak (BBM) bersubsidi yang bertentangan dengan Pasal 55 atau Pasal 53 huruf (b) UU No 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas.

Seperti pernyataan Rozali warga Desa Insit yang mengaku sebagai Humas dari PT.CEMERLANG SAMUDRA KONTRINDO. Kepada media ini,ia mengatakan bahwa, kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) ia didapatkan dari masyarakat setempat. Dari informasi yang dihumpun medua ini BBM tersebut didapatkan dari Agen Minyak Solar (AMPS) PT. BUMI SELPA LESTARI jalan pelabuhan Beran Selatpanjang,Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti,Riau milik ASE.

Untuk itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah S.IK akan perintahkan personilnya melakukan penyelidikan pada pelaksanaan proyek pembanguan Pelabuhan Dermaga Laut (ALAI) dari Kementrian perhubungan melalui Direktorat Jendral Perhubungan Darat Provinsi Riau yang dilaksanakan PT.CEMERLANG SAMUDRA KONTRINDO dengan No Kontreak:31/KONTRAK/IV/2017 bersumber dana APBN tahun 2017 sebesar Rp.6.8 Miliar yang berlokasi di Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti,Riau. Hal itu diungkapkan Barliansyah kepada awak media ini jum'at (18/08),bahwa ia akan menindak lanjuti permasalahan pemakaian minyak bersubsidi tersebut.

"Kemaren sudah saya perintahkan Kasat Reskrim untuk lidik di lapangan dan menindak lanjuti itu," ungkap Kapolres melalui pesan Whatsapp pribadinya,jum'at (18/08) pagi, seperti yang di lansir selat panjang pos.

Sebelumnya, awak media ini juga telah melakukan konfirmasi kepada Kasat Reskrim AKP R.Zuhri Siregar S.Sos. dari keterangannya mereka akan melakukan pengecekan dan konfirmasi kepada pihak terkait.

"Kalau memang mereka menggunakan minyak subsidi itu salah, dan tidak dibenarkan," jelas R.Zuhri,selasa (15/08) pagi.

Sementara, media ini mencoba menghubungi Pemilik Agen Premium Minyak Solar (APMS) HSE dengan nomor telepon 08522550****. Namun tidak memberikan jawaban hingga berita ini diterbitkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar