Sabtu, 12 Agustus 2017

Pria Paruh Baya Dituntut 14 Tahun Penjara

Dumai - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Dumai menuntut seorang pria usia paruh baya selama 14 tahun penjara. JPU berkeyakinan terdakwa diduga sebagai kurir narkoba, sebab bukti sabu seberat setengah kilogram ditemukan padanya untuk diserahkan kepada seseorang yang kini masuk \daftar \pencarian Orang (DPO), Minggu (14/8/2017).

Mengingat jumlah barang bukti cukup besar, yakni narkoba jenis sabu seberat 500 gram lebih atau setengah kilogram, tuntutan yang dibacakan JPU Andi Bernard Simanjuntak, SH,M, langsung dari Kejaksaan tinggi (Kejati) Riau.

Seperti disampaikan JPU Andi Bernard, terdakwa Andi Berta Putra (52) warga Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Dumai. Sidang dipimpin Ketua majelis hakim Muhamad Sachral, SH,MH, pada Kamis (10/8/2017) lalu.

"Terdakwa dikenakan pasal 112 junto pasal 114 KUHP Ayat 2 tentang penyalahgunaan narkotika dan dituntut 14 tahun penjara. Tuntutan langsung dari Kejati," ujar Bernard.

menurutnya hal yang memberatkan terdakwa dalam perkara ini, terdakwa berbelit belit dan tidak konsisten dengan keterangannya selama proses persidangan. Terdakwa juga dinilai tidak jujur sedangkan hal meringankan terdakwa sudah berusia lanjut.

Bernard menegaskan keterlibatan terdakwa dalam perkara adalah sebagai kurir narkoba. Dari Pulau Rupat terdakwa diduga membawa setengah kilogram sabu dan barang haram senilai ratusan juta rupiah tersebut akan diserahkan kepada DPO inisial AT.

"Hal tersebut dapat dibuktikan dari cara terdakwa masuk ke Dumai, menggunakan kapal penyeberangan RORO Rupat-Dumai pada jadwal keberangkatan terakhir. Terdakwa mencoba menghindar dari petugas," kata Bernard.(jrn/cn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar