Kamis, 24 Agustus 2017

TERKAIT ANGGARAN MOBIL DINAS, WAKO DUMAI PATUT MENCONTOH BUPATI KULONPROGO

Dumai-Kerapnya Walikota Dumai Zulkifli AS  melakukan perjalanan dinas ke luar kota terutama ke kota-kota besar di Indonesia, akan berakibat menambah pengeluaran uang daerah.APBD Kota Dumai yang sangat kecil, mengakibatkan beberapa sektor pembangunan menjadi terkendala, seperti sarana dan prasarana Air Bersih.Untuk menghemat pengeluaran anggaran daerah, di harapkan Walikota Dumai Zulkifli AS agar mengencangkan Ikat Pinggang mengenai penggunaan anggaran.

Pengamatan jurnal riaunews.com, sejak Walikota Dumai Zulkifli AS di lantik menjadi Walikota Dumai pada tanggal 17 Februari 2016, Wako Dumai Zulkifli  AS dalam  APBD Perubahan Dumai tahun 2016 menganggarkan pengadaan Mobil Toyota Alphard yang nilainya 1 unit miliaran rupiah.Di lanjutkan di APBD Dumai tahun 2017, Pemerintah Kota Dumai kembali mengganggarkan Pengadaan Mobil jenis Fortuner.

Data yang di himpun, pada era walikota sebelumnya, Pemerintah Kota Dumai telah mempunyai 2 unit Mobil Camry untuk mobil Dinas Walikota dan Wakil Walikota Dumai.Kondisi Mobil Camry tersebut masih dalam kondisi bagus, namun keberadaan Mobil Camry tersebut saat ini tidak di ketahui keberadaannya dan siapa yang memakai kendaraan tersebut.

Ada baiknya, Walikota Dumai Zulkifli AS melihat kinerja Bupati Kulonprogo Yogyakarta Hasto Wardoyo yang tidak menganggarkan mobil dinas baru, dan memakai mobil dinas lama,Bupati Hasto Wardoyo tetap memakai mobil Camry Tahun 2006, yang di anggarkan Bupati sebelumnya. Kepada Media, Bupati Kulonprogo berujar, "Itu kan mobil Camry tahun 2006 dari sejak bupati sebelumnya. Kondisinya kan masih bagus," ucapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar