Sabtu, 24 Agustus 2019

Amankah Motor Dijual Dari Tangan Kedua? Tips Menghindari Penipuan Ketika Membeli Motor second


Kendaraan yang terpercaya baik secara kualitas maupun keamanan adalah motor dijual dari dealer resmi. Namun terkadang kita membutuhkan motor second dalam waktu dekat karena terdesak kebutuhan. Maka motor second menjadi pilihan yang banyak dicari oleh masyarakat. Prosesnya juga lebih cepat dan  tidak ribet. Tawar menawar juga terjadi secara personal antara penjual dan pembeli secara langsung.



Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah aman membeli motor yang dijual dari tangan kedua? Biasanya penjualan motor seperti ini dilakukan melalui forum-forum jual beli yang banyak tersebar di sosial media. Sebenarnya ada beberapa pertimbangan yang bisa Anda lakukan untuk melihat apakah penjual yang bertransaksi denganmu benar-benar asli dan bukan penipuan.

  1. Jangan Memilih Penjual yang Lokasinya Sangat Jauh
Sebisa mungkin ajaklah penjual untuk bertemu secara langsung dan melihat barangnya. Jangan langsung percaya dengan apa-apa yang ditawarkan oleh penjual. Walaupun disertai dengan foto namun usahakan untuk bertemu. Ada beberapa bagian yang perlu Anda lihat secara langsung. Jika penjual tidak menyanggupi untuk bertemu, maka Anda juga harus berpikir ulang.

  1. Periksalah Kelengkapan Surat
Ini adalah kunci dalam membeli motor dari tangan kedua. Apakah motor yang dijual memiliki kelengkapan surat mulai dari STNK sampai BPKB. Periksa pula kapan motor tersebut mati pajak. Periksa plat, tahun pembelian, harga beli, dan pastikan bahwa semua surat asli tanpa keraguan sedikitpun. Tanyakan kepada penjual jika ada yang mencurigakan.

  1. Cek Body Motor
Motor dijual tentu dengan berbagai tujuan. Nah disini Anda bisa memastikan apakah alasannya dijual karena membutuhkan dana ataukah karena kondisi motor sudah tidak layak pakai. Saat mengecek body motor, Anda harus benar-benar teliti. Periksa body motor secara keseluruhan.
Tanyakan kepada penjual bagian mana yang minus. Lihat apakah ada yang tergores, penyok, atau rusak. Tanyakan pula apakah spare part motornya masih asli buatan pabrik ataukah sudah ada yang diganti. Jangan lelah untuk meneliti dan bertanya supaya tidak ada bagian yang terlewat.

  1. Cek Oli Motor
Minta penjual untuk membuka tutup oli. Biasanya jumlah oli yang berlebih digunakan sebagai penipuan untuk meredam suara motor yang kasar dan bising. Jika jumlah oli masih dalam tahap wajar, maka tidak ada indikasi bahwa motor tersebut bermasalah. Kekentalan oli juga dapat menunjukan kapan motor tersebut terakhir kali diganti olinya.

  1. Cek Speedometer
Bagian ini nampaknya sederhana namun penting ya. Anda bisa memeriksa kenormalan jarak yang sudah ditempuh oleh motor tersebut. Apakah normal antara tahun pembelian dengan jumlah jarak yang telah ditempuh? Jika motor tersebut katanya belum lama atau keluaran terbaru tentu jumlah meterannya tidak begitu besar.

Anda juga harus memastikan bahwasanya indikator meteran, bensin, sain dan lain sebagainya berfungsi dengan normal. Begitu pula lampu baik lampu utama maupun lampu sein.

  1. Test Drive
Penjual yang baik tentu akan mengizinkan calon pembelinya untuk mencoba motor. Cobalah untuk menyalakan mesin dan mengendarai singkat disekitar jika memungkinkan. Jika tidak, Anda dapat mendengarkan suara dan tarikan mesinnya seperti apa. Apakah kasar ataukah tidak.

  1. Bandingkan dengan Harga yang Lain
Anda juga bisa menilai apakah motor dijual dengan harga yang normal atau tidak? Lihatlah penjual yang lain. Kemudian bandingkan dengan penjual yang lain apakah harga masih dalam batas wajar.
Demikianlah hal-hal yang perlu Anda perhatikan agar terhindar dari penipuan ketika membeli motor second.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar