Jumat, 12 Juni 2020

Sopan Santun Adalah? Cara Mengajarkannya Kepada Anak


Sopan santun adalah salah satu sifat yang diperlukan oleh semua orang. Dengan memiliki sopan santun maka dapat membantu seseorang menjadi pribadi yang positif dan lebih baik. Karakter sopan santun tidak memandang umur bukan hanya terhadap orang tua dari orang yang lebih mudah namun juga sebaliknya.


Dengan adanya sopan santun maka kepribadian seseorang akan menjadi lebih baik. Maka dari itu sopan santun harus diajarkan sedini mungkin sejak kecil sehingga dapat ditanamkan dalam diri sendiri hingga dewasa nantinya. Sopan santun ini akan menjadi bekalnya kelak tanpa memandang tempat baik itu di sekolah, di tempat umum, di tempat kerja, bahkan hingga dia berkeluarga.

Sikap sopan santun sangat penting mengingat si kecil akan tumbuh menjadi orang dewasa dan hidup berdampingan bersama dengan orang lain di mana sudah memiliki kepentingannya masing-masing. Agar bisa menjalani hidup dengan sopan santun, seseorang perlu menaati peraturan dan bersikap santun.

Lingkungan menjadi salah satu pengaruh yang besar dalam mempengaruhi sikap santun seseorang dalam menghormati satu sama lain dan juga aturan yang ada. Tentu saja lingkungan yang baik akan membantu si kecil mempelajari nilai-nilai yang baik dan akan ditanamkan di dalam diri. Lingkungan bisa di mana saja baik itu lingkungan rumah, lingkungan sekolah, lingkungan pertemanan, dan lainnya.

Cara Mengajarkan Sopan Santun Kepada Anak

Dengan memberikan contoh, lama kelamaan anak akan tumbuh pribadi yang positif dalam diri anak seperti menghormati orang lain, pemaaf, adil, jujur, malu jika melanggar aturan, dapat diparcaya, berani mengakui kesalahan dan meminta maaf, ucapkan tolong dan terima kasih, dan lainnya. terdapat beberapa cara untuk mengajarkan sopan santun kepada anak yaitu :

1.       Ajarkan kata maaf, tolong, dan terima kasih

3 kata ini sangatlah penting sehingga harus diajarkan sejak dini. Tidak sulit untuk mengucapkan ketiga kata ini kepada orang lain asalkan dibiasakan sejak kecil. Bisa berikan contoh kapan kata tersebut harus diucapkan. Usia balita merupakan waktu yang tepat untuk mengajarkan ketiga kata ini.

2.       Tunjukkan keseharian

Anak akan lebih sering meniru perilaku orang tua sejak kecil. Anak akan melihat kemudian mencotohkannya. Maka dari itu orang tua perlu menjadi panutan yang baik bagi anak dan menunjukkan bagaimana perilaku sopan santun dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Lakukan ini setiap hari dan jangan pernah lelah hingga anak-anak menyadari pentingnya perilaku sopan santun.

3.       Mendongeng

Anda bisa menceritakan dongeng ataupun cerita-cerita yang memiliki nilai moral di dalamnya. Anak bisa saja bertanya kenapa tokoh melakukan hal yang dilakukan, mengapa hal tersebut terjadi, dan lainnya. Orang tua bisa menjelaskannya dengan bahasa yang mudah dipahami agar anak mengerti nilai positif dari cerita tersebut dan mengetahui alasan pentingnya sopan santun.

4.       Berikan pujian

Jangan ragu untuk memberikan pujian kepada si kecil setiap kali anak bersikap sopan santun ataupun melakukan hal-hal baik lainnya meskipun kecil. Pujian yang tulus dari orang tua akan membuat anak menjadi termotivasi untuk melakukan hal tersebut kembali dan akhirnya menjadi terbiasa dengan apa yang dilakukannya.

Sopan santun adalah sikap yang memang penting namun anda juga harus memperhatikan kesehatan si kecil baik itu fisik dan mentalnya. Pastikan anak menerima gizi yang seimbang setiap hari dengan memberikan susu Dancow sesuai dengan umurnya secara teratur. Susu memang sudah dikenal sebagai produk yang memiliki gizi yang seimbang. Jangan lupa barengi dengan makanan dan minuman lainnya yang sehat dengan gizi seimbang agar nutrisi anak tercukupi.

Deskripsi : sopan santun adalah hal yang penting diajarkan sejak dini kepada anak agar dapat menjadi pribadi yang baik dan memiliki sikap yang positif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar